Media Partisipatif

Gambar

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) vs Kontraktor

2-gambar

Program “Rumah Tidak Layak Huni” (RTLH) sangat membantu masyarakat miskin dalam memenuhi hak untuk mendapatkan tempat tinggal (rumah) yang layak sesuai dengan standar kesehatan. namun tidak bisa dipungkiri dalam penerapan program tentu akan ada kendalanya. Begitu juga dengan program RTLH yang sudah berlansung di beberapa desa di kawasan NTB, salah satu contoh program RTLH yang  dilaksanakan di Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang beberapa bulan lalu, dalam satu kampung (kawasan) terdapat 2 program yang sama, dimana dalam pengerjaanya, sumber anggraan maupun besaran anggaran berbeda dengan tujuan agar kawasan tersebut betul-betul terbebas dari rumah tidak layak huni.

Ada program RTLH yang anggarannya bersumber dari Propinsi yang dikerjakan oleh Kontraktor, dan ada juga program RTLH yang anggarannya bersumber dari dana Kolaborasi (PNPM Perkotaan) dengan besaran dana sekitar Rp. 15 Juta per-unit yang disalurkan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan pengerjaannya ditangani langsung oleh masyarakat (Kelompok Swadaya Masyarakat).

 

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s