Media Partisipatif

Gambar

Fasilitas Puskesmas Kopang

IGD

Kopang, 20 April 2015 : Merujuk dari sebuah postingan/Status melalui media sosial beberapa hari lalu terkait dengan fasilitas IGD Puskesmas Kopang yang kondisinya  sangat memprihatinkan dan bahkan sudah tidak layak pakai dan mirip barang rongsokan, Kepala Puskesmas Kopang pun secara terbuka mengakui kondisi sarana dan prasarana yang dimilikinya saat ini serta bercerita  kondisi puskesmas secara utuh baik terkait layanan umum maupun layanan rawat inap yang ada serta prilaku pengunjung khususnya di lokasi rawat inap yang belum bisa  berpartisipasi dalam menjaga kebersihan baik ruangan maupun lingkungan Puskesmas.

Setelah melihat secara langsung kondisi fasilitas yang tersedia dan hasil diskusi dengan Kepala UPT Puskesmas Kopang Lalu  Harja Dinata, SKM membenarkan fasilitas  yang dimiliki memang kondisinya seperti  itu dan kami bukan bermaksud untuk menampik jika ketersediaan fasilitas lain dalam kondisi lebih baik, tapi secara kebetulan keberadaan tempat tidur pasien/bad  yang mengemuka itu berada didekat pintu masuk IGD sehingga paling cepat mendapat perhatian dan menjadi sorotan dari masyarakat yang perduli. Bad yang dipasang tersebut bukan merupakan fasilitas utama tapi merupakan tambahan disaat pasien yang masuk IGD melebihi kapasitas yang tersedia dan dipergunakan  sementara sampai ada keputusan apakah pasien tersebut perlu dirawat inap atau dirujuk ke Rumah Sakit, dan sebenarnya juga tersedia 2 unit fasilitas utama disebelahnya yang  kondisinya baik.

Pada kesempatan yang sama Kepala Puskesmas Kopang  mengungkapkan jika Pendapatan Asli Daerah juga bersumber dari PKM Kopang yang didapat melalui retribusi pengunjung yang diserahkan melalui Dinas Kesehatan Lombok Tengah, bahkan pada saat kepemimpinan Lalu Khalik, S.Sos pernah memberikan kontribusi  cukup besar untuk PAD Loteng mencapai diatas 150 % dari target yang ditentukan sehingga untuk tahun-tahun berikutnya target pemasukan dari PKM Kopang dipatok cukup tinggi, bahkan sejak beliau menjabat sebagai kepala Puskesmas Kopang tiap tahunnya selalu meningkat dan saat ini dalam kepemimpinan Pak Harja sudah mencapi diatas 200 Juta/tahun, namun sayangnya pendapatan retribusi pegunjung yang begitu besar  tidak sebanding dengan jumlah dana yang  dikembalikan kepuskesmas dalam memenuhi  kebutuhan operasional, pemeliharaan fasilitas pendukung yang tersedia baik sarana maupun prasarana bahkan untuk mengganti 1 bolam lampu yang mati saja membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dapat terealisasi. Seandainya alokasi dana opersiaonal dan pemeliharaan bisa ditingkatkan disesuaikan dengan besaran pemasukkan dan kebutuhan masing-masing Puskesmas tentu akan terjadi persaingan secara sehat antara puskesmas satu dengan yang lainnya terutama dalam menjaga fasilitas yang tersedia dan  bisa memberikan semangat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin sesuai dengan SOP DAN SPM (Standar Pelayanan Minimum) yang telah dimiliki. Kami ingin berbuat maksimal dalam melakukan pelayanan tetapi kami tidak didukung oleh dana yang memadai.

Kami juga sangat berharap seandainya pendapatan dana yang bersumber dari retribusi masyarakat dapat dikelola sendiri  atau dikembalikan sebesar 15 % tentun akan dapat menjawab segala kebutuhan yang sifatnya mendesak dalam melakukan perbaikan kerusakan ringan sesuai dengan kemampuan.

Kepala UPT Puskesmas Kopang juga mengaku bila sering menerima masukkan atau keluhan bahkan kritikan baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kotak saran yang tersedia) dari para pengunjung/masyarakat terkait dengan fasilitas dan layanan.

Dalam kesempatan ini kami selaku kepala Puskesmas Kopang beserta staf  menyampaikan banyak terima kasih ditujukan kepada semua masyarakat dan pihak pemerhati atas  keperdualiannya terhadap faslitas dan layanan yang kami berikan, semua masukkan baik berupa saran maupun kritikan akan kami jadikan refrensi dalam memperbaiki kinerja.

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s