Media Partisipatif

MALING MENYATRONI RUMAH WARGA DIKALA SHALAT TERAWIH

Jendela Rumah Yang dicungkil

Rumah  H. Sugeng  yang terletak di dipinggir jalan yang cukup padat penduduknya di Dusun Gubug Alang Desa Kopang Rembiga terlihat begitu ramai dikerumuni oleh warga sekitar dusun tersebut, warga masyarakat yang baru saja turun dari masjid setelah melakukan shalat terawih tidak ketinggalan ikut nimbrung menambah ramai lokasi tersebut sehingga terkadang menyulitkan pihak kepolisian untuk melakukan olah TKP yang disebabkan oleh keingin tahuan warga.

Kejadian pembobolan rumah warga ini pertama kali diketahui oleh seorang anak berusia 9 tahun, ketika itu Rian nama anak tersebut mau pulang setelah melakukan shalai terawih dimasjid darussalam kopang, ketika melintas depan rumah H. Sugeng, anak ini merasa ada kejanggalan terutama pada jendela rumah tersebut yang kelihatan sedikit terbuka dalam kondisi rusak, dan tanpa disadari rian menceritakan hal ini pada tetangga si pemilik rumah yang langsung direspon, karena tidak biasanya jendela rumah tersebut terbuka apalagi disaat pemilik rumah tidak berada ditempat. Dan secara kebetulan pemilik rumah sedang mengikuti acara buka bersama keluarga jawa yang ada di lombok tengah yang berlokasi dilombok timur. Dari tetangga ini mulai berkembang berita tentang disatroninya rumah salah seorang warga di dusun tersebut sehingga membuat masyarakat berkumpul untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya.

Tak lama berselang Pihak Kepolisian Sektor Kopang bersama Kapolsek mendatangi TKP, namun pada saat yang sama pihak kepolisian belum ada yang berani mengambil tindakan berhubung pemilik rumah sedang tidak berada ditempat, dan beberapa warga yang memiliki nomor kontak pemilik rumah telah berusaha menghubungi dan pada saat yang sama jaringan telepon selulller juga lagi mengalami gangguan cukup lama.

2 jam setelah Kejadian pemilik rumah tiba dilokasi dan sempat berbincang sebentar degan pihak kepolisian dan segera membuka pintu rumahnya untuk memeriksa kondisi dalam rumah serta memeriksa barang-barang yang hilang. Setelah semua kamar dan barang diperiksa ternyata pencuri hanya dapat membawa beberapa Doz kopi ABC dengan perkiraan harga dibawah 3 juta rupiah.

Pencuri berhasil masuk kerumah sasarn tanpa bersusah payah melalui jendela yang kusennya sudah keropos dan keluar melelui pintu sebelah yang dapat dibuka melalui dalam tanpa konci, karena hanya menggunakan grendel. Sampai dengan semua warga dan pihak kepolisisan bubar masih belum ada kejelasan pelaku dari pembobolan rumah tersebut, karena tidak ada satu wargapun yang dapat dijadikan saksi karena tidak ada yang melihatkejadiannya  secara langsung.

2 responses

  1. Sijunjung, Padek—Aksi pen­­curian di Sijunjung mulai ma­rak, ironisnya pencuri tak segan-segan menggorok pe­milik ternak jika ketahuan. Inilah yang terjadi di Jorong Su­barang Ombak Nagari Mua­ro Sijunjung Selasa (24/7) se­kitar pukul 20.00 saat warga sibuk melaksanakan tarawih di masjid. Syamsinar, warga se­tempat nyaris tewas setelah le­hernya digorok pencuri di depan rumahnya, sehingga mendapat 16 jahitan di leher serta 8 jahitan di telapak ta­ngan­nya. Tersangka berhasil di­tangkap warga, wargapun emosi dan nyaris mem­ba­kar­nya.

    25 Juli 2013 pukul 15:46

  2. Kejadian pembobolan rumah warga ini pertama kali diketahui oleh seorang anak berusia 9 tahun, ketika itu Rian nama anak tersebut mau pulang setelah melakukan shalai terawih dimasjid darussalam kopang, ketika melintas depan rumah H. Sugeng, anak ini merasa ada kejanggalan terutama pada jendela rumah tersebut yang kelihatan sedikit terbuka dalam kondisi rusak, dan tanpa disadari rian menceritakan hal ini pada tetangga si pemilik rumah yang langsung direspon, karena tidak biasanya jendela rumah tersebut terbuka apalagi disaat pemilik rumah tidak berada ditempat. Dan secara kebetulan pemilik rumah sedang mengikuti acara buka bersama keluarga jawa yang ada di lombok tengah yang berlokasi dilombok timur. Dari tetangga ini mulai berkembang berita tentang disatroninya rumah salah seorang warga di dusun tersebut sehingga membuat masyarakat berkumpul untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya.

    5 Agustus 2013 pukul 07:44

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s