Media Partisipatif

SINERGITAS PEMERINTAH DAERAH DENGAN LSM/OMS SERTA LEMBAGA LAINNYA DI LOMBOK TENGAH

ASDEP KPDT

FASILITASI PENGETAHUAN LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT MELALUI BIMBINGAN TEHNIK DALAM UPAYA PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL

Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal bekerjasama dengan Bappeda Lombok Tengah mengadakan acara Sosialisasi Kegiatan Fasilitasi penguatan lembaga sosial masyarakat melalui Bintek dalam upaya percepatan pembangunan daerah tertinggal, Acara yang berlangsung berdasarkan Surat  KPDT republik Indonesia Nomor : B.08/Dep.IV/PDT/TU/III/2013 ini, dihadiri pula oleg beberapa pengurus OSM, KNPI, PKBM, Kelompok Usaha Kecil, Yayasan serta perwakilan Kampung Media yang ada di Lombok Tengah.

Acara yang sedianya berlangsung dari tgl 16-17 April 2013 di Grand Royal ini di press menjadi 1 hari dikarenakan kesibukan dari masing-masing pengurus lembaga dan jauhnya jarak tempuh tempat acara sehingga masing-masing pengurus lembaga meminta dan disepakati acara ini bisa dilangsungkan 1 hari penuh.

Dalam Sambuatan Pemerintah Daerah Lombok Tengah yang diwakili  Asisiten II Bapak Ir. Nasrun, MM terlebih dahulu menyampaikan salam takzim Bapak Bupati dan Wakil Bupati karena tidak dapat hadir pada acara tersebut yang dikarenakan ada acara lain yang sama-sama membutuhkan penanganan yang lebih khusus. Dalam pemeparannya Nasrun lebih banyak memaparkan tentang program lombok tengah dibawah kepemimpinan Bupati Suhaili. FT, SH terkait dengan Lemper Madu terutama bagaimana integrasi program yang masuk ke desa melalui semua instansi harus berbasis pada warga miskin mukim rumah ibadah (masjid), namun dalam perjalan program ini tentunya masih banyak mendapatkan kendala dan tantangan yang dikarenakan masing-masing pengurus yang ada ditingkat desa masih belum mampu mengimplementasikan seperti apa dan bagaimana program ini harus dikerjakan. Untuk itu masih banyak memerlukan perbaikan dan tata kerja yang harus disesuaikan dengan tugas Pokok dan Fungsi dari masing-masing pengurus menurut wewenangnya.

Bapak Sugeng selaku Asisten Deputi IV Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal bidang Pembangunan Kelompok Sosial kemasyarakatan lebih banyak menyoroti peran aktif dari pemda lombok tengah selama ini, karena selama ini lombok tengah baru dapat mengakses dan menyerap dana yang berasal dari KPDT sangat kecil bila dibandingkan dengan kabupaen lain di lombok seperti Lombok Timur dan Lombok Barat. Kecilnya penyerapan dana KPDT yang masuk ke lombok tengah lebih dikarenakan pasifnya Pemda Loteng dalam upaya menggali informasi dan minimnya usulan-usulan bantuan yang diajukan pada KPDT, karena sesungguhnya KPDT itu merupakan Lumbung dari semua pembangunan daerah tertinggal dan bisa diibaratkan dengan Supermarket karena semua tersedia. Tinggal sekarang bagaimana pemda loteng dapat mendorong suatu percepatan pembangunan didesa, karena ujung tombak suatu pembangunan didaerah bermuara pada pedesaan.

Pada acara fasilitasi tersebut dihadiri pula oleh Dosen dari Universitas Krista Dwipayana Bpak Dr. Frans Dione, Msi, Kabid Sosbud Bppeda Lombok Tengah Lalu Satrya Utama, S.Stp, MSi  selaku Nara Sumber serta instansi-instansi lain seperti Dinas Kesehatan, dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kantor Ketahanan Pangan dan seorang Pengusaha Muda dalam bidang Perumahan selaku Motivator Lalu Martadinata. ( oscar)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

One response

  1. terimaksih atas infonyaa, salam kenal

    19 Juli 2014 pukul 10:40

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s