Media Partisipatif

SOJOCV JEPANG KUNJUNGI DUSUN NGOROK KOPANG REMBIGA

Rombongan SOJOCV

Ngorok adalah nama sebuah dusun di desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah, Dusun Ngorok terletak disebelah utara yang berbatasan langsung dengan desa Bebuak. Dusun ngorok yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari lahan pertanian sehingga mayoritas wargannya menjadi buruh tani. Dalam keseharian warganya masih memiliki kekerabatan yang sangat kental, solidaritas penduduknya masih tinggi, antara kaum muda, tua, kaya dan miskin serta termajinalkan  saling bahu membahu dalam menyelesaikan semua permasalahan yang timbul, dan gotong royong dijadikan sebuah kegiatan turun temurun yang masih terpelihara kuat.

Tidaklah mengherankan bila dusun ini sering dikunjungi oleh tamu dari berbagai daerah dan beberapa negara untuk dapat menyaksikan secara langsung aktifitas keseharian warganya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah usaha-usaha rumah tangga yang mampu mengangkat perekonomian sebagian warga setempat, terutama marning jagung, emping jagung, kalia asem dan berbagai macam jajanan tradisional lainnya.

Pada hari jum’at tanggal 22 Februari lalu sekelompok warga jepang yang perduli kemanusiaan dan bencana fukuoka jepang yang tergabung dalam SOJOCV mengadakan setudi tour ke-Indonesia sedangkan ke Lombok dengan tujuan utamanya adalah Dusun Ngorok. Selain melihat keadaan alam dan lingkungan sekitar pemukiman warga, kelompok SOJOCV yang dipasilitasi oleh Machin ini juga secara langsung berinteraktif dengan warga yang terkait dengan kelompok-kelompok usaha rumah tangga, Kelompok Tani dan kelompok kepemudaan yang ada didusun tersebut.

Namun sebelum mengunjungi dusun ngorok, Rombongan SOJOCV ini terlebih dahulu singgah di Puskesmas Kopang sambil melihat-lihat apa saja aktifitas petugas kesehatan yang sedang bertugas hari itu. Sambil terheran dan berdecak kagum salah seorang rombongan berujar “ternyata petugas dipuskesmas ini lengkap sekali, ada dokter, bidan, perawat, sanitarian dan petugas gizi, bahkan ada petugas laboratorium namun sayang peralatannya masih belum memadai.

Setelah puas keliling rombongan ini lalu beristirahat disalah satu rumah warga dimana pada kesempatan itu mereka disuguhkan dengan makanan tradisional dan hasil industri rumah tangga serta minum air kelapa muda. Sambil istirahat rombongan ini juga bercerita maksud dan tujuan mereka datang didusun tersebut yaitu kira-kira dalam bentuk apa mereka dapat berkontribusi terhadap dusun tersebut untuk mempercepat mengentaskan kemiskinan. (ricky’s)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

One response

  1. Reblogged this on BERUGAK DESE.

    26 Februari 2013 pukul 17:21

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s