Media Partisipatif

Dekrit Kemandirian Desa Kawasan Timur Indonesia

Rappoa 6 Nopember 2012

Desa adalah Pondasi Bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai Penyangga Indonesia, Desa adalah Potret dari keragaman sosial budaya, Potensi ekonomi hingga institusi lokal yang berkembang secara emansifatif. Sayangnya, Data statistik selalu menyebut Desa sebagai kantong kemiskinan yang membuat Desa seolah tidak bermanfaat bagi warga.

Sejauh ini, ada banyak praktik baik di banyak  Desa di Indonesia termasuk di Kawasan Indonesia Timur yang memberikan semangat untuk membangun Indonesia. Desa membangun Indonesia dengan cara memberikan pelayanan pablik dasar dalam kesehatan, pendidikan, memberi peluang kerja dengan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), pengembangan bibit lokal untuk ketahan pangan hingga menyediakan air bersih serta mengelola kearifan lokal untuk menata kehidupan yang harmonis.

 Berbagai Inspirasi dari berbagai Desa di Kawasan Indonesia Timur ini bisa menjadi kekuatan untuk menumbuhkan optimisme dalam penyusunan RUU Desa ke depan. Karena itu, kami menyampaikan aspirasi ke pada Ketua Pansus dan Anggota Pansus RUU Desa  untuk memasukan pasal-pasal dalam RUU Desa sebagai mana berikut :

  1. RUU Desa memperkuat perubahan relasi yang positif antara pemerintah Pusat/Profinsi/Kabupaten/Kota dengan Desa,  dengan cara menegakkan azas dan pendekatan rekognisi, apresiasi dan fasilitasi supra Desa terhadap Desa .
  2. RUU Desa memberikan kewenangan Desa berdasar pada praktik baik yang sudah berkembang dan terbukti bermanfaat bagi warga dengan cara melembagakan berbagai jenis kewenangan/urusan nyata berskala lokal.
  3. RUU Desa mengakui dan menjadikan aset lokal untuk memperkuat kesejahteraan warga Desa .
  4. RUU Desa mengakomodasi keberadaan asosiasi Desa dan memberi ruang pada tumbuhnya organisasi warga/masyarakat berbasis Desa seperti pusat pelayanan Desa, gerkan perempuan peduli Desa, organisasi rakyat, sebagai wadah refresentasi dan partisipasi warga dalam pemerintahan dan pembangunan Desa.
  5. RUU Desa memperhatikan tata kelola yang demokratis dengan mengedepankan nilai-nilai partisipasi, transparansi, akuntabilitas dan keadilan gender.

DEKLARATOR FESTIVAL KEMANDIRIAN DESA

NAMA                                                  ASAL

  1. Abdur Rozaki                       IRE
  2. Hasna                                      Jeneponto
  3. Irwan Darfin                         Bantaeng
  4. Nini  Apriani                         Takalar
  5. Anshar                                    Gowa
  6. Andi Hidayati                      Selayar
  7. Martha Rambu Bangi        Sumba barat
  8. Timotius kause                    Kupang
  9. Filpina Siki                            Timor tengah selatan
  10. La Nusia,S.H                         Buton
  11. Sutini                                       Buton
  12. Fari’ah,A.Md                        Bima
  13.  Umar usman                       Dompu
  14.  Danny Langi                        Buton utara

Ini merupakan suatu bentuk kesepakan yang dihasilkan dalam Festival Kemandirian Desa : Diskusi Publik dan Desa Expose

Menyambut Kelahiran RUU Desa yang diikuti oleh Berugak Dese di Desa Rappoa Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

One response

  1. Ping-balik: Inspirasi Menata Rumah di ‘Pameran Desain ID 2012′ | lazionews.info

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s