Media Partisipatif

PELEPASAN SISWA/I SMAN 1 KOPANG

ACARA WISUDA DAN PELEPASAN SISWA/I SMAN 1 KOPANG ( 5 Mei 2012 )

Tiap sekolah  pasti memiliki ciri yang melekat pada sekolah itu tergantung dari keadaan sekolah masing-masing, baik itu pengaruh taraf sekolah, lingkungan tempat sekolah maupun kondisi ekonomi sebagian besar orang tua murid. Tidak dapat kita pungkiri keadaan ini sangat jelas tampak didepan kita, sehingga antara sekolah yang satu dengan sekolah lain ataupun siswa yang satu dengan siswa yang lain tampak begitu jelas kesenjangannya.

Kesenjangan ini juga akan makin nampak dengan kebijakan yang diterapkan oleh penguasa setempat maupun pengambil kebijakan yang kompeten di bidang pendidikan.

Hasil Ujian Nasinal sebentar lagi akan diumumkan, namun kekawatiran, kecemasan bahkan kebahagiaan telah tampak pada raut wajah seluruh murid SMAN 1 Kopang yang hadir pada  Acara Wisuda dan pelepasan Siswa/i kelas XII yang diselenggarakan  di Halaman Sekolah pada hari sabtu Tanggal 5 Mei 2012.

Acara Wisuda dan Pelepasan Siswa/i ini sengaja dilakukan disekolah dengan tujuan untuk meningkatkan tali silaturrahmi antara orang tua dengan sekolah  juga untuk meminimalisir hal-hal yang tidak dinginkan bila dilaksanakan diluar sekolah dan kegiatan yang kita laksanakan pada pagi ini merupakan permintaan dari 90 % orang tua murid ujar Pak Supriadi, S.Pd salah seorang Guru di sekolah tersebut. Pada kesempatan yang gerbahagia ini Kepala Sekolah SMA N 1 Kopang Bapak Bambang Nurcahyo, S.Pd, M.Pd mengingatkan kepada semua siswa/i dan orang tua bahwa acara ini bukan merupakan bentuk dari sebuah pengumuman kelulusan, tapi hanya sebuah bentuk pengembalian anak didik pada orang tua yang dilakukan oleh pihak sekolah, dan acara seperti ini sudah berlansung selama 5 kali (5 tahun)

Yang patut dibanggakan adalah gerakan mengumpulkan seragam sekolah yang telah dilaksanakan pada tanggal 2 mei lalu, semua seragam ini nantinya akan disumbangkan untuk anak-anak sekolah yang kurang mampu, karena kebiasaan setiap pengumuman hasil kelulusan selalu diikuti dengan aksi corat-coret baju yang akhirnya baju tersebut tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Komitmen untuk tidak coret baju dan melakukan konpoi setelah menerima pengumuman hasil kelulusan bukan merupakan sebuah kesepakan hitam diatas putih, hal ini dibuktikan dengan kesigapan pihak sekolah membagi tugas kepada semua guru dan tata usaha berpencar melakukan penjagaan disemua akses jalan diluar kecamatan. dan hasilnya memang selama 5 tahun ini tidak pernah terlihat siswa/i dari kecamatan kopang yang melakukan konpoi, dan komitmen ini juga telah disampikan kepada Bupati Lombok Tengah oleh Bapak Camat Kopang Lalu Bagiartha, S.IP.

3 responses

  1. tinggal tiga langkah lagi yang akan anda tempuh yaitu p3 Perguruan tinggi , Pekerjaan dan Pendididik,wujudkan tiga impian ini, raihlah kebahagian di hari esok ‘SUKSES ” buat wisudawan semua

    5 Mei 2012 pukul 19:26

  2. saiful islam

    belum pengumuman kok sudah ada acara wisuda mungkin acara perpisahan soalnya kalau wisuda apabila siswa/mahasiswa sudah dikatan lulus

    22 Mei 2012 pukul 18:09

  3. Luar biasa jadi inget waktu wisuda tahun kemarin,.!!

    28 Mei 2012 pukul 15:33

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s