Media Partisipatif

SEKILAH NAPAK TILAS KIPRAH BERUGAK DESE 2007-2011 DI LOMBOK TENGAH – NUSA TENGGARA BARAT

Kunjungan AusAID  bersama Tim Program Access Phase II NTB, Bali dan Jakarta ke Berugak Dese

Kopang, 11-11-2011

 

Peran Berugak Dese dalam Memobilisasi Sumberdaya menuju “KEMANDIRIAN WARGA”

Dalam perjalanannya Berugak Dese telah melakukan berbagai kegiatan dalam mewujudkan sumberdaya menuju “KEMANDIRIAN WARGA” atas dukungan Program Access Phase II-AusAID dan Mitra Strategis (Pemda, Pemdes dan NGO lainnya)

STRATEGY :

  • Pemetaan melaui Survey Kepuasan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas dan jaringannya.
  • Membangun kerjasama peningkatan Pelayanan Puskesmas antara Warga dengan Puskesmas
  • Meningkatkan kesadaran PHBS Warga melalui Program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)
  • Memanfaatkan moment RESES sebagai ruang untuk interaksi warga dengan DPRD.
  • Ruang Demokratisasi desa melalui Audisi Calon Kepala Desa.
  • Mengembangkan Pusat Keberdayaan Warga melalui optimalisasi Posyandu sebagai Simpul Pembelajaran warga.
  • Kerjasama dengan Pemerintah dan NGO lain seperti :

ü Kerjasama dengan BPMD untuk peningkatan kualitas lingkungan melalui program rehab rumah tidak layak huni bagi keluarga miskin.

ü Kerjasama Program PNPM melalui pengutan kapasitas relawan dan pemantauan program

ü Kerjasama dengan Dinas PU Bidang Cipta Karya dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan yang sehat melalui Pengolahan Sampah Pola 3R (reduce, reuse dan recycle), Perpipaan (PAMSIMAS) dan MCK++ (SANIMAS).

ü Kerjasama dengan Diskominfo memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai sarana penyebaran informasi melalui Webside, Blog dan Beletin Berugak Dese

ü Kerjasama dengan Dinas Dikpora dalam rangka pengentasan Buata Aksara dan Program Pendidikan Luar Sekolah lainnya

ü Bersama BPMD, BAPPEDA dan PNPM memfasilitasi proses musrenbang dan mengawal hasil musrenbang

DAMPAK :

  • Pemdes dan Masyarakat lebih kritis.
  • Terbangunnya kolaborasi program di desa (PNPM, P2SPP, PPIP, NICE, SLBM, ACCESS).
  • Adanya Legitimasi Pemerintah Desa terhadap Peran dan Fungsi Fasdes melalui SK.
  • Adanya Legitimasi Pemerintah Desa terhadap Forum Kader Posyandu melaui SK.
  • Desa menjadi “tempat belajar” bagi pihak lain.
  • Berugak Dese menjadi Mitra Strategis Pemdes dan Pemda
  • Berugak Dese menjadi “tempat pembelajaran” bagi NGO liannya
  • Berugak Dese menjadi “pusat penyebaran informasi”

FAKTOR PENDUKUNG :

  • Adanya aktor lokal yang mempunyai komitmen perubahan
  • Adanya ruang dan kesempatan yang disediakan oleh Pemdes dan Pemda
  • Pemdes dan Pemda sangat responsif dan mendukung inisiatif dari warga.
  • Adanya dukungan dari Anggota Dewan
  • Mampu membangun jaringan dengan NGO lain

AusAID  bersama Tim Program Access Phase II NTB, Bali dan Jakarta ke Posyandu

Dusun Ngorok Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah

Kopang, 11-11-2011

One response

  1. anak perantao saya sangat setuju program berugak desa ,tetapi pemerintah setempat pasti turun ke dusun dusun jangan juma turun ke desa aja ,karna di dusun dusun ni kebanyakan ngak ngerti isi dan kandungan dlm program berugak dese.

    16 Januari 2012 pukul 20:26

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s