Media Partisipatif

MASYARAKAT HIDUP DALAM KETAKUTAN, ANGGOTA DEWAN PRIHATIN

ANGGOTA DEWAN BERJANJI, MASYARAKAT MENUNGGU

 

Masyarakat Lendang Pengkores yang hidup dalam ketakukan akibat penambangan Galian C telah menunggu 2 (dua) bulan lamanya mengharapkan turunnya Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah untuk melihat kondisi masyarakat yang telah terzalimi oleh penambangan yang dilakukan oleh PT. Yatofa Geres, maka pada hari Kamis tanggal 28 Juli 2011 sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah telah menjawab harapan masyarakat Lendang Pengkores sebagai salah satu bentuk pengawasan, diantaranya telah hadir Wakil Ketua (Partai Demokrat, Lalu Sudiartawan, SH), Ketua Komisi C dan Anggota, Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Dapil II Kopang-Janapria serta dihadiri oleh Perwakilan Pemda yaitu Dinas Pertambangan dan Energi Kasi Pengawasan (H. Ratnajaya), Camat Kopang, Kepala Desa Wajageseng dan Staf, Staf Desa Aik Bual, Kepala Dusun Lendang Pengkores dan perwakilan masyarakat, LSM Konsorsium Lombok Tengah, OMS Berugak Dese disertai pelaksana proyek PT. Yatofa Geres.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Anggota Dewan memerintahkan langsung kepada Dinas Pertambangan dan Energi serta KP2T Kabupaten Lombok Tengah untuk meninjau kembali Surat Ijin yang diberikan kepada PT. Yatofa Geres maupun Penambang Lokal, apabila terjadi pelanggaran maka Dewan akan memberikan rekomendasi yaitu diberikan sangsi untuk tidak diberikan ijin penambangan dan penambangan yang sedang dilakukan harus di stop. Dewan berjanji secara intensif akan terus melaksanakan pengawasan  terhadap kegiatan penambangan tersebut.

Dalam keprihatinannya Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah sepakat untuk menindaklanjuti permasalahan ini ke meja dewan yang janjinya akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam penambangan tersebut yang merugikan masyarakat sekitar penambangan.

Akankah Dewan akan menepati janjinya ataukan hanya mecari perhatian belaka di masyarakat yang pada akhirnya tidak memiliki hasil yang jelas !!

4 responses

  1. L. erwin

    Bagus bagus !! suruh juga selesaikan jembatan sempur yang sudah 4 tahun gak di finishing anggota Dewan jangan hanya raos doang !!

    2 Agustus 2011 pukul 22:24

  2. DPRku DPRmu DPR kita……………….UUD!!!!

    2 Agustus 2011 pukul 23:41

  3. Kebiasaan kalau sudah terjadi baru turun seperti dalam film bollywood aja,,,, waktu memberi izin dulu apa dipikir masalah ini akan berlaku…? Saya jadi mikirin orang yang mikir hanya jadi pakir di atas formulir .,,salam kenal

    3 Agustus 2011 pukul 10:34

  4. smoga DPR bisa mnunjukan fungsinya,jangn smpe ujung-ujungnya uang,perkara jd kocar kacir.

    4 Agustus 2011 pukul 07:08

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s