Media Partisipatif

PPR III (BERUGAK DESE) jilid I

PPR  (Progress Partner Review) TAHAP III

(Kerjasama Berugak Dese dengan ACCESS Fase II)

Wajageseng, 3 Mei 2011

PESERTA : Pemerintah Kabupaten (Dikes, BAPPEDA, BPMD Lombok Tengah), Pemerintah Kecamatan (Camat, UPT Puskesmas Kopang),  Pemerintah Desa (Wajageseng, Kopang Rembiga, Bebuak, Mt. Gamang, Ld. Ara) Pihak Ketiga (ded/giz, PNPM-MPk, NICE), Fasdes dan Kakes, Tim Program, Anggota Berugak Dese dan ACCESS.

Napsiah (Koordinator Program/Ketua Berugak Dese) Tujuan PPR adalah :

  1. Merupakan kegiatan yang harus dilakukan setiap 6 bulan untuk melihat kembali apa yang dilakukan atau yang disumbangkan kepada program oleh para pihak dan tantangan yang dihadapi selanjutnya menjadi rencana tindak lanjut 6 bulan ke depan.
  2. Pembangunan sesungguhnya ada 2 : fisik dan non fisik, peran berugak dese untuk mengkolaborasikan ke dua jenis pembangunan tersebut, berugak dese mengambil kegiatan pembangunan non fisik yang didukung oleh ACCESS.
  3. Untuk meningkatkan kapasitas Fasdes dan Kakes dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di desa BD memberikan pelatihan kepada Fasdes/Kakes dan Aparatur Pemerintah Desa.

Kepala Desa Waja Geseng

Abd. Rahman (Kepala Desa),  peran BD (Berugak Dese) di tingkat desa sangat strategis, banyak yang telah dibantu terutama tentang program kesehatan, Desa Wajageseng hampir 70 % BAB di sembarang tempat, saat ini 1.500 memiliki MCK, dari 3.300 KK yang sudah memiliki jamban 2.797 unit, BD juga telah membantu dalam proses perencanaan pembangunan di desa. Ia berharapan ke depan BD lebih maju karena banyak desa yang tertarik dengan BD (Berugak Dese).

 


CERITA-CERITA PERUBAHAN :

Kadus Eyat Nyiur Desa Wj Geseng

Mansur (Kadus Eyat Nyiur) : sumber mata air sangat tercemar akibat perilaku kurang baik, sekarang sudah berubah dengan didukung oleh program NICE,

Fasdes Kopang Rembiga

Zohriyah (Kader Kesehatan Desa Kopang Rembiga) : Komunikasi lancar dengan para pihak, pemicuan/sosialisasi selalu dilakukan secara regular, Agus Slamet (Fasilitator Desa Montong Gamang) : Dusun Bingkok banyak yang tidak mempunyai jamban, masyarakat masih buang air besar di sembarang tempat. Dusun bingkok dibangun MCK oleh BKM melalui program PNPM-MPk untuk mengatasi masalah buang air besar disembarang tempat, Awaludin (Fasilitator Desa Desa Bebuak) : lebih melihat kepada keberhasilan program P2KP, PNPM-MPk, NICE, Jaki (fasilitator Desa Ld. Ara) : di Dusun Kuang Pati I kesadaran PHBS terutama buang air besar di jamban masih rendah, belum ada perubahan perilaku yang signifikan,Selanjutnya dari Pihak Pemerintah yaitu

Kepala UPT PKM KOpang

Lalu Halik, S.Sos. (Kepala Puskesmas Kopang) :  kehadiran OMS BD (Berugak Dese) di Kopang Lombok Tengah sangat penting bagi kita terutama kerjasama bidang kesehatan, salah satu programnya yaitu PHBS khususnya buang air besar di jamban, selama program yang sudah dijalankan BD banyak sekali perubahan yang terjadi di masyarakat, masyarakat sudah mulai mengakses jamban bahkan membangun jamban sehingga penyakit diare sudah mulai berkurang, L. Halik selanjutnya menyampaikan saran kepada peserta PPR bahwa jamban tidak mesti fisiknya bagus tetapi bisa dengan jamban yang sangat sederhana seperti jamban cemplung., Ia berharap desa-desa tetap menjalin kerjasama yang baik dengan para pihak. Lalu

Sekcam Kopang

Setiawan, S.Sos. (Sekcam Kopang) : Tahun 2012 membangkitkan kesadaran dalam bentuk stimulan sebagai bagian dari kegiatan Kecamatan, pembelajaran menarik dari cerita lapangan di dusun gerepek janapria yang masyarakatnya buang air di sembarang tempat sekarang sudah ODF, strateginya adalah membangun kerjasama dengan masyarakat dengan para pihak bagaimana membuat jamban yang baik dengan memanfaatkan potensi yang ada.

BAPPEDA Loteng

Taufiqurrahman (BAPPEDA) : Potensi yg kita miliki sangat tinggi, persoalan PHBS merupakan permasalahan dasar, IPM Loteng meningkat tetapi bila dibandingkan dengan IPM Kabupaten lain. Potensi yang dimiliki berugak dese luar biasa, BD ingin dipinang oleh PAPEDDA terutama dibidang ekonomi yaitu lembaga donor dari Jerman (Steven), Ia ingin membangunn kemitraan dengan msyarakat, Stevan dan Sony (ded/giz) mempromosikan ekonomi masyarakat (local), keberhasilan yang dirasakan adalah membangun kemitraan yaitu KUE (Klinik Usaha Ekonomi) DESA dan LEMPER MADU (Birokrasi, Swasta dan masyarakat) yang berkantor di Posyandu. 3 tantangan yang dihadapi yaitu kemampuan keuangan daerah 20 %, kesenjangan antar wilayah dan terlambat mencapai tujuan pembangunan. Dokumen musrenbang satu-satunya dokumen perencanaan resmi yang

dimiliki oleh pemerintah (Desa, Kabupaten, Provinsi dan Pusat). Termasuk yang hadir dari Fasilitator PNPM-MPk (Lalu Sutiardi) : Program PNPM-MPk selalu diback-up dan dibantu oleh BD, terutama kesiapan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan. Semua kegiatan PNPM tidak ada yang salah sasaran.

Pembelajaran yang diperoleh dari pertemuan ini adalah :

  • Pembelajaran yang didapat adalah adanya perubahan diri dan para pihak termasuk masyarakat terhadap program “Perubahan Perilaku” dengan berbagai strategi.
  • Pola pemicuan secara terus-menerus dan memberikan contoh dan dampak negative yang ditimbulkan apabila menggunakan perilaku lama (BAB di sembarang tempat), penyadaran terhadap perubahan perilaku masyarakat juga bisa dilakukan dengan melibatkan actor local.
  • Fasilitator harus memiliki cara-cara yang paling mudah difahami dan mencari sosulusi dari kekuatan yang masyarakat miliki dalam rangka pencapaian perubahan yang lebih baik
  • Memberikan ruang kepada perempuan untuk bersuara dalam berbagai level/tingkatan, membangun kebanggaan dan apresiatif
  • Untuk Mendapatkan pengakuan harus membuktikan bahwa fasilitator mampu melakukan yang terbaik untuk masyarakat
  • Perlunya ada wadah sebagai tempat menyalurkan aspirasi, lebih diperhatikan apabila adanya persatuan
  • Siapapun bisa mendorong perubahan walaupun tidak memiliki jabatan, tetapi yang sangat penting adalah adanya kepedulian untuk mau mengadakan perubahan
  • terbangunnya Intensitas pertemuan mengenai cara pandang untuk memudahkan kerjasama

Manfaat yang didapat dari PPR tahap III

  1. Terbangunnya nilai-nilai silaturrahim antara masyarkat dengan pemerintah (eksekutif dan legislative), serta stake holder lainnya
  2. Cerita menarik yang diperoleh sangat berharga sebagai shering pembelajaran
  3. Kita bisa berbuat mulai dari diri kita, lingkungan sekitar, bahkan kita bisa berbuat untuk yang lebih luas
  4. Perubahan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja
  5. PPR merupakan revew refleksi kegiatan yang harus dilakukan secara regular untuk melihat capaian kegiatan
  6. Kegiatan dan semua tulisan yang ada, memnjadi pembelajaran ke depan
  7. Peserta tanpa beban dapat berkontribusi maksimal untuk mendorong capaian kegiatan

Peserta dari DED/GIZ (Stefan)

Acara Perkenalan Peserta

One response

  1. lowonganterbaik

    NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> https://lowonganterbaik.wordpress.com/

    5 Mei 2011 pukul 11:37

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s