Media Partisipatif

Warga Mandiri dan Berdaulat“

Terinspirasi dari Temu Bintang Perencanaan dan Penganggaran Partisipatif,

Makasar, 27 Januari 2011

Terangkum dalam

KOMITMEN MAKASSAR

TEMU BINTANG

Perencanaan dan penganggaran partisipatif merupakan ruang interaksi masyarakat sipil dengan negara untuk menjamin pemenuhan hak warga dalam proses pembangunan agar terwujud tata kepemerintahan local demokratis. Berbagai inovasi telah dilakukan dan melahirkan bintang-bintang perubahan yang mampu mendorong terwujudnya perencanaan penganggaran dengan memberi peran aktif kelompok miskin, perempuan dan kelompok marginal lainnya untuk mengambil keputusan.

Perempuan, Masyarakat Miskin dan Marginal lainnya merupakan Warga Negara yang Berdaulat, oleh karena itu seharusnya warga menjadi subjek dalam proses pembangunan, sehingga harus diakui sebagai asset terbesar bagi pembangunan di semua tingkatan.

Untuk merawat dan mengelola dinamika yang telah terbangun dalam mewujudkan warga mandiri dan berdaulat, maka beberapa hal penting yang harus dipenuhi dan diwujudkan:

  1. 1. Otonomi Desa harus komprehensif dalam rangka perwujudan Kedaulatan Rakyat yang berkelanjutan, oleh karena itu menjadi kewajiban semua pihak untuk mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Desa.
  2. 2. Untuk menjamin perencanaan dan penganggaran yang partisipatif maka harus diatur dalam regulasi di tingkat desa dan tingkat daerah
  3. 3. Meningkatkan pengintegrasian proses, aktor dan dokumen dalam pengelolaan pembangunan desa/kelurahan.
  4. 4. Dalam pengelolaan pembangunan desa/kelurahan yang partisipatif, transparan dan akuntabel, perlu adanya peningkatan kapasitas bagi warga dan aparat di semua tingkatan.
  5. 5. Mengembangkan perencanaan berbasis asset local desa/kelurahan yang didukung data potensi terpilah, akurat serta diperbaharui secara reguler.
  6. 6. Menjamin implementasi pengarus utamaan Gender dan Sosial dalam pengelolaan pembangunan desa/kelurahan sampai Kabupaten.

Atas nama bintang perencanaan penganggaran partisipatif kawasan timur Indonesia, kami berkomitmen untuk menjaga dan mengawal 6 kesepakatan ini.

Bagaimana mewujudkan Warga Mandiri dan Berdaulat ?

Desa memiliki renstra atau yang lebih dikenal dengan nama Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa yang berjangka waktu 5 tahun, disusun melalui tahapan persiapan fasilitator sebagai relawan, metodologi, komitmen pemerintah desa dan kesiapan masyarakat untuk ikut berproses dan konsultan sebagai pendamping sehingga menghasilkan sebuah dokumen RPJM Desa.

Setiap tahun untuk melihat sejauh mana realisasi dari rencana yang telah disepakati oleh pemerintah desa dan masyarakat sesuai dokumen RPJM Desa, dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa tahunan atau yang lebih dikenal dengan nama “Musrenbang Desa”, hasil perencanaan ini kemudian dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa).

Untuk menghasilkan sebuah rencana yang berkwalitas tentunya apa yang sudah direncanakan harus dilaksanakan sesuai dengan skala prioritas yang telah disepakati dengan mengacu pada postur rencana anggaran yang tertuang dalam RAPBDes, Swadaya Masyarakat dan anggaran lain yang bersumber dari Pemerintah (Kabupaten, Propinsi dan Pusat) serta pihak ketiga.

Bagaimana kondisi sekarang ? apakah pengelolaan pembangunan desa sudah sesuai ?

Untuk mengetahui apakah perencanaan pembangunan desa sudah dilaksanakan atau tidak, kita dapat mengajukan3 pertanyaan sederhana kepada kepala desa !

  1. 1. Apa yang Bapak Kepala Desa sudah kerjakan Kemarin, minggu lalu, bulan lalu ?

selanjutnya ……….

  1. 2. Apa yang Bapak Kepala Desa Kerjakan hari ini, besok, minggu depan, bulan depan ?

selanjutnya ……….

  1. 3. Apakah yang Bapak Kepala Desa sudah dan akan kerjakan sesuai dengan rencana ?

Kita pasti akan mendapatkan jawaban tidak memuaskan, boleh dicoba !

Gagasan dan masukan !

  • Peraturan Desa tentang RPJM Desa dan RKP Desa merupakan satu-satunya dokumen perencanaan di Desa, maka program-program sector yang masuk ke desa wajib disingkronkan dan diintegrasikan dengan perencanaan pembangunan desa.
  • Bagaimana mensingkronkan dan mengintegrasikan program yang masuk ke desa ? tentunya dengan melihat kembali RKP Desa, apakah program yang masuk ke desa sesuai atau tidak ? bagaimana kalu tidak sesuai ? Kepala Desa berhak untuk memberikan koreksi kepada pemerintah (Kabupaten, Provinsi dan Pusat) apabila ada program yang masuk tidak sesuai dengan RKP Desa.
  • Kegiatan dan anggaran yang dikelola oleh pemerintah desa

Apakah pemerintah desa dapat membangun desanya tanpa dukungan dari masyarakat ? sehebat dan secanggih apapun manajemen pemerintah desa, Pembangunan tidak dapat dilaksanakan tanpa peran serta masyarakat.

Pemerintah desa seharusnya memiliki komitmen.

  1. 1. Menyusun rencana kerja bulanan secara partisipatif sebagai Penjabaran dari RKP Desa Tahunan, yang sekaligus di dalamnya tertuang rencana kerja mingguan dan harian.
  2. 2. Setiap anggaran yang dikeluarkan harus mempunyai RKA (Rencana Keja Anggaran) per kegiatan, jadwal kegiatan, bukti-bukti pengeluaran dan SK Kepala Desa tentang Pelaksana Kegiatan.
  3. 3. Penyerahan tugas yang jelas kepada Staf Urusan untuk melaksanakan pekerjaan sesuai tupoksinya, dengan catatan harus ada evaluasi kinerja staf setiap akhir minggu.
  4. 4. Membangun kemitraan dan kerjasama dengan pihak ketiga dalam proses percepatan pembangunan.
  5. 5. Membangun partispasi masyarakat.
  6. 6. Memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkreasi mengembangkan diri dan melakukan kritisi terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Jadilah slalu orang yang bermanfaat bagi lingkungannya

One response

  1. hamid

    sebuah gagasan yg menarik,bisakah sy mendalami gagasan ini. sy sangat tertarik smg sy bisa implementasikan di desa saya

    13 April 2011 pukul 21:12

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s