Media Partisipatif

TINJAUAN KEMAJUAN MITRA

PARTNER PROGRESS REVEW  II (PPR-II)

Berugak Dese merupakan  satu dari beberapa Organisasi Masyarakat sipil yang ada di Desa Kopang Rembiga pada khususnya dan Lombok Tengah pada umumnya telah melakukan suatau kegiatan Partner Progress Prevew–II (PPR-II) yang dilaksanakan pada tanggal 29 – 30 Desember 2010, kegiatan ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dengan latar belakang  sebagai suatu kesempatan pembelajaran secara terstruktur bagi mitra Access Tahap II dalam meninjau pelaksanaan rencana Aksi mereka. Kegiatan ini lebih dititik beratkan pada proses refleksi dan pembelajaran bersama, bukan evaluasi pelaksanaan proyek (Performance)

Kegiatan PPR  ini juga merupakan gambaran umum program Berugak Dese selama 12 bulan dimana telah berkontribusi terhadap perubahan masyarakat melalui Fasilitator Desa dan Kader Kesehatan di 5 Desa Wilayah dampingan, dari 9 Desa yang da di Kecamatan Kopang (Kopang Rembiga, Montong Gamang, Bebuak, Lendang Are dan Waje Geseng), terutama dalam menggali kekuatan-kekuatan di tingkat Basis (masyarakat) dengan melibatkan para pihak.

PPR ini sendiri bertujuan memberikan kesempatan bagi para  mitra pemangku kepentingan lainnya dan staf Access untuk :

  • Menganalisa pencapaian-pencapaian didalam rencana aksi
  • Mendiskusikan tanda-tanda kemajuan dan melihat perubahan-perubahan apa yang telah terjadi  (Zona 1 dan Zona 2)
  • Mendiskusikan dukungan yang telah diberikan  dan dukungan-dukungan lain yang dibutuhkan
  • Mengindentifikasi pembelajaran yang didapat
  • Menyepakati rancana aksi untuk 6 bulan ke depan
  • Menganalisa kontribusi program para mitra terhadap penada-penanda kemajuan umum

Kegiatan Partner Progress Prevew (PPR-II) melibatkan para aktor lokal seperti :

Fasilitator Desa, Kader Kesehatan, Puskesmas dan Pustu,

Pemerintah Desa di 5 Desa Wialyah dampingan, Pemerintah Kecamatan Kopang, Pemerintan Kabupaten Lombok Tengah (BPMD, Dinas Kesehatan, Dikpora, Bappeda), proses kegiatan ini difasilitasi oleh Tim Berugak Dese.

Ke depan Program di Desa diharapkan dapat berjalan maksimal dengan membangun dinamika harmonis para pihak dengan prinsif keterbukaan yang saling menguntungkan.

Secara garis besar kegiatan ini merupakan refleksi diri lembaga tentang keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai, kelemahan serta kekurangan lembaga dan apa yang akan diperbuat ke depan.

One response

  1. utha

    sukses, kawan.
    terima kasih “share” pembelajarannya.

    7 Februari 2011 pukul 14:24

Isikan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s